Telor Berlafadz ALLAH Muncul di Cirebon

Adalah Suparto biasa dipanggil Parto, pemuda 24 tahun warga jalan Kandang Perahu, Gang Paku Alam, Kelurahan Karya Mulya, Kesambi, Cirebon, yang menemukan atau mendapatkan sebuah telur yang sangat berbeda dari biasanya. Telur ini memiliki kulit atau permukaan yang tidak rata, atau bergelombang. Sehingga, ketidakrataan itu menampilkan tulisan Huruf Arab berlafadz Allah.
telur tulisan Allah
Sampai saat ini, telor ini sudah disimpan Parto selama tepat 2 bulan. Bagaimana cerita mendapatkan telor yang berbeda ini. Begini ceritanya, saat itu tanggal 26 February 2010, bertepatan dengan hari Maulid Nabi Muhammad SAW, Parto dan 2 temannya janjian pergi ke Pasar Kanoman – Cirebon untuk membeli kain bahan. Karena teman yang 1 ini belum datang, Parto dan teman satunya ini jalan jalan dulu masuk ke Kraton Kanoman yang memang tidak jauh juga dari pasar Kanoman. Katanya sih, dia juga ngalap berkah (mencari berkah/kebaikan/manfaat) dari sumur yang ada di sana. Sampai ada sms dari teman yang satunya ini bahwa dia telah sampai di pasar. Akhirnya Parto pun menemui temannya itu dan langsung belanja kain.
Selesailah belanja kain, kedua teman Parto pun pulang, sedangkan Parto sendiri memilih untuk belanja bahan-bahan jualan dia, yaps, selain menjadi Mahasiswa semerter VI (enam) Fakultas Tarbiyah (IPS) di IAIN Syekh NurJati dulunya STAIN Cirebon, Parto juga baru 1 bulan jualan gado-gado di depan Kampus IAIN. Itu lah salah satu cara dia untuk menghidupi keluarga dan untuk tambah-tambah biaya kuliah.
Parto belanja minyak, tempe, tahu, toge, sayuran, telor dan lain-lainnya untuk keperluan jualan gado-gado. Setelah selesai belanja, Parto pun sholat jumat dulu. Singkat cerita, dini hari Parto pun bangun dan mulai aktivitas untuk keperluan jualan, goreng-goreng tempe, tahu, dan telor. Tibalah Parto men-ceplok telur yang ia beli tadi siang. Ada yang aneh ketika Parto mengambil 1 telor dari tumpukan telor-telor itu. “Kok telor iki blesak pisan” hehehe.. artinya, kok telornya jelek sekali..hihihi.. Karena permukaannya kasar, dia pun lihat lihat permukaan telor itu, dia pikir, kok ini kayak tulisan ALLAH yah. Dia simpan lagi deh telor itu, karena harus melanjutkan lagi menggoreng telor yang lainnya. Setelah pagi, matahari terbit, dia pun melihat-lihat lagi telor itu, dan ternyata emang seperti tulisan Allah. Dia pun mengunjungi tetangga-tetangga nya, dan masyarakat lainnya, mencoba diperlihatkan, mereka bilang pun bahwa ini benar tulisan Allah. Yang sebelahnya, ada yang bilang kalimat Basmallah, tapi parto sendiri mengatakan ini seperti tulisan Muhammad (dalam tulisan Arab).
telur tulisan Nabi Muhammad
Ketika membeli telor itu, parto sendiri tidak memilih-milih telor itu, tetapi memang yang ngambilin telor itu adalah pedagang nya sendiri. Parto sendiri biasa belanja di Pasar Kalitanjung. Karena sekalian belanja kain di Pasar Kanoman, maka dia pun sekalian belanja kebutuhan jualannya di Pasar Kanoman.
Parto sendiri belum tahu kegunaannya telur ini. Parto masih akan menyimpannya, katanya sih, setelah 3 bulan dia baru akan menanyakannya pada orang yang tahu. Dia juga sempat memperlihatkan ke seorang Kiyai, Kiyai itu hanya menyampaikan dan meminta, telornya disimpan dan jangan disalahgunakan. Ini mungkin rejeki Kamu, tambahan Kiyai itu. Yaps betul, ini adalah rejeki dia, karena orang yang ngambil telor di kandang ayam, yang milihin telor untuk di kirim ke pasar, yang jualan di pasar yang ngambilin telor itu untuk Parto, mereka semua tidak tau, ya memang ini sudah rejeki nya Parto.
Ada juga katanya Parto, beberapa keanehan semenjak menyimpan telor itu, dia suka bermimpi, yang kalo menurut saya memberikan informasi bahwa akan terjadi sesuatu pada dirinya, dan keluarganya. Dia pernah bermimpi ayahnya berlumuran darah di kepala, tangan, dll, besoknya ayah Parto jatuh dari atap rumah, dan lumayan parah juga. Pernah juga bermimpi melihat adiknya nangis, ternyata besoknya Adiknya kecelakaan motor, sampe kakinya pun berdarah, lampu sign nya pun pecah. Dan satu lagi cerita dia, malam sebelum dia berangkat ke Kuningan, hendak mengikuti out-bound, dia bermimpi bersiap-siap berangkat ke Kuningan, tapi anehnya dia juga membawa payung, ternyata besoknya ketika berangkat diperjalanan dia kehujanan.
telur tulisan Muhammad
telur tulisan Allah
Wallahu a’lam..




1 Komentar: